Aula pahatan di tingkat pertama Greywell: kubah garam batu bergurat beliung, relung berisi patung penambang, dan kolam air asin hitam yang memantulkan semuanya Patung garam seorang penambang berlutut dengan kedua tangan bertumpu pada gagang beliung, air mata garam di pipinya

Saltmourn

Garam di Greywell menyimpan saat terakhir pemiliknya

Turun ke Tambang
Tingkat II, Ruang Juru Tulis, 85 m

garam

ga·ram, kata benda

  1. Kristal putih dari air laut atau batu, dipakai untuk mengawetkan dan memberi rasa.
  2. Pengalaman hidup yang keras dan lama.Ia sudah makan asam garam di galeri bawah.
  3. Batu yang ingat. Orang yang mati di dekat garam batu meninggalkan saat terakhirnya di dalam kristal, dan penambang Greywell memahat saat itu menjadi patung lalu menaruhnya di relung. Sejak air asin naik dari tingkat sembilan, patung-patung itu bangun dan mengulang saat terakhir mereka di lorong yang sama, terus-menerus.Garam masih ingat tangannya di tangga keempat.

Kamus juru tulis Greywell, lembar 212. Lihat juga Crust.

Tangga Lot: tangga raksasa yang dipahat dari garam batu menurun ke air asin, patung penambang membeku di tepi anak tangga
Pemotong garam muda dengan mantel wol basah menuruni tangga, lampu di tangan kiri, beliung di tangan kanan, kristal garam tipis di bahu dan alis
Tingkat III, Tangga Lot, 130 m

Pemotong yang tenggelam

Catatan mandor, giliran malam: pemotong baru jatuh ke sumur air asin di tingkat empat. Kami menariknya naik setelah satu jam. Ia batuk, berdiri, dan minta lampunya kembali.

Ada garam di alisnya yang tidak mau rontok. Itu kamu.

Danau Asin

Tingkat IV, Danau Asin, 210 m

Aku menghitung sebelas langkah sampai tepi air. Setiap malam aku berhenti di langkah kesepuluh.Patung garam di jalan setapak Danau Asin

Danau Asin: gua garam yang terendam, jalan setapak putih melintang di atas air hitam, pilar garam raksasa dan lampu di tiang Pemotong yang sama setelah beberapa kali mati: kerak garam kasar menutupi lengan, separuh wajah, dan punggung mantelnya, beliung di bahu

Crust

Setiap kali mati, kamu bangun di lampu terakhir yang kamu nyalakan, dan garam ikut bangun bersamamu. Lapis demi lapis, kerak menahan pukulan yang dulu menjatuhkanmu. Ayunanmu juga makin berat.

Kerak bisa kamu pecahkan sendiri kapan saja. Pecahannya meledak ke sekeliling, dan untuk sebentar kamu ringan lagi.

Lima senjata tambang di atas meja dari satu bongkah garam: beliung, kapak potong, palu baji, tombak penyangga, dan lampu karbida Pemotong dengan kerak garam paling tebal, berlutut sambil mengangkat palu baji, retak berpendar air asin membelah kerak di lengannya
Tingkat V, Bengkel Mandor, 260 m

Alat yang dulu memotong garam

Sembilan tingkat saling tersambung lewat tangga, katrol, dan jalan pintas yang kamu buka sendiri. Sembilan belas bos menunggu di dalamnya. Yang kamu bawa turun hanya alat kerja.

  • Cutter's PickBeliung panjang. Lambat, tapi ujungnya menembus kerak lawan.
  • Block AxeKapak potong balok. Ayunan lebar untuk aula yang luas.
  • Wedge MaulPalu baji. Satu pukulan penuh membelah patung dari kepala ke kaki.
  • Prop SpearTombak penyangga. Dulu menahan atap, sekarang menahan jarak.
  • Carbide LampSenjata tangan kiri. Menyilaukan patung dan membakar air asin yang naik.
Undercroft Brinemoor: rumah kayu berlampu di bawah langit-langit garam yang rendah, kapel dipahat di dinding, tali katrol menggantung di antara rumah
Tingkat VI, Kantor Mandor, 300 m

Buku besar mandor

Halaman terakhir yang masih bisa dibaca

Giliran pagi, hari kesembilan

Brinemoor minta garam lebih banyak untuk musim dingin. Kubilang tingkat tujuh sudah berjalan sendiri. Mereka mengira aku bercanda.

Giliran malam, hari kesebelas

Patung Jorek pindah lagi. Tiga relung ke kiri. Tangannya sekarang menunjuk ke bawah.

Giliran malam, hari keempat belas

Air asin naik dua anak tangga sejak bulan lalu. Pilar di galeri bawah mulai berkeringat. Jangan ada yang menyentuhnya.

Tingkat VII, Galeri Pilar, 345 m

Robohkan Pilar

Penambang selalu menyisakan pilar garam untuk menahan atap. Pilar di halaman ini menahan sesuatu yang lain. Pukul sampai retaknya menjalar: klik berulang, tekan Enter, atau tahan tombolnya.

Pilar masih utuh.

Tingkat VIII, Aula Janda, 390 m

Ada yang bernapas di bawah pilar ini. Garam di sekitarnya basah dari dalam.

Aula Janda: arena bundar dari garam batu di bawah atap yang runtuh, kolam air asin berpendar, pilar-pilar patah dan lampu yang terguling
Mother Brine, janda penambang yang menyatu dengan patung garam, menerobos pilar dengan satu lengan terulur dan rusuk berpendar air asin
Tingkat Sembilan: terowongan terdalam Greywell yang setengah tenggelam, rel lori menghilang ke air asin, satu lampu mengapung di kejauhan
Tingkat IX, Tingkat Sembilan, 440 m

Tingkat Sembilan

Saltmourn sudah bisa dimainkan. Tambangnya menunggu di platform berikut.

PC
Platform
PC, PlayStation 5, Xbox Series X|S
Mode
Satu pemain
Bahasa
Teks Indonesia dan Inggris, suara Inggris
Studio
Ninth Seam

Peta potong Greywell

Digambar juru ukur Brinemoor sebelum air asin naik. Pilih tingkat untuk turun ke aulanya.

Trailer Saltmourn

Buka di YouTube